Renungan Mahabbah Rujukan Redaksi

Kelelahan Batin Ibu Pekerja: Menemukan 'Sakinah' di Tengah Rentetan Peran Ganda?

Jam dua dini hari. Lampu dapur masih menyala. Kamu baru saja selesai menumpuk cucian, mengecek email pekerjaan yang tak ada habisnya, dan kini menatap tumpukan ...

Kelelahan Batin Ibu Pekerja: Menemukan 'Sakinah' di Tengah Rentetan Peran Ganda?
Himbauan redaksi

Artikel ini disusun sebagai bahan bacaan dan rujukan awal. Untuk kajian akademis, pembaca disarankan mencocokkan dalil, kutipan, dan istilah dengan sumber primer atau pembimbing keilmuan yang terpercaya.

Jam dua dini hari. Lampu dapur masih menyala. Kamu baru saja selesai menumpuk cucian, mengecek email pekerjaan yang tak ada habisnya, dan kini menatap tumpukan laporan di meja, sementara anak-anak sudah pulas di kamar. Napas terasa berat, bukan karena lelah fisik saja, tapi ada beban di dada yang tak bisa dijelaskan. Sebuah pertanyaan menggantung: 'Sampai kapan semua ini?'

Kondisi ini bukan fiksi. Banyak ibu pekerja yang terjebak dalam pusaran peran ganda: tuntutan karir di satu sisi, tanggung jawab domestik dan pengasuhan anak di sisi lain. Beban ini seringkali melampaui batas fisik, menggerogoti mental hingga timbul rasa bersalah, cemas akan masa depan, dan kekhawatiran tak mampu memenuhi ekspektasi. Hati terasa gersang, meski segala daya upaya telah dikerahkan.

Dalam kacamata hikmah, kelelahan batin semacam ini seringkali menjadi isyarat bahwa kita telah kehilangan 'sakinah' — ketenangan jiwa yang hakiki. Imam Al-Ghazali, dalam Ihya' Ulumuddin, seringkali mengulas tentang penyakit hati yang timbul akibat keterikatan berlebihan pada dunia. Ketenangan sejati, menurut beliau, tidak bisa dibeli dengan capaian materi atau pujian manusia, melainkan bersumber dari koneksi yang mendalam dengan Sang Pencipta. Allah Swt. berfirman:

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

(Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.) (QS. Ar-Ra'd: 28).

Ayat ini menegaskan bahwa 'dzikrullah' atau mengingat Allah adalah kunci utama ketenteraman hati. Bukan sekadar mengingat di lisan, tapi menghadirkan Allah dalam setiap langkah dan keputusan. Dalam konteks ibu pekerja, ini berarti menemukan celah untuk kembali kepada-Nya di tengah kesibukan. Rasulullah SAW sendiri mengajarkan pentingnya amalan yang konsisten, meskipun kecil. Beliau bersabda:

أَحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ

Baca Juga

Kaum Aad Bertanya: Siapa yang Lebih Kuat dari Kami?

(Amal yang paling dicintai Allah adalah yang paling rutin, meskipun sedikit.) (HR. Bukhari dan Muslim). Ini adalah fondasi 'istiqomah' yang AlFatihRPS usung: langkah kecil yang konsisten, tanpa tekanan, murni pembinaan hati.

Maka, saat beban peran ganda terasa menghimpit, bukan berarti kita harus berhenti berjuang. Justru ini adalah saatnya mencari 'oasis' di tengah padang pasir kehidupan. Menjadikan sholawat kepada Rasulullah SAW dan tadarus Al-Qur'an sebagai 'ruh' yang mengisi hari, bukan sekadar kewajiban yang memberatkan. Sholawat, sebagai ekspresi cinta kepada Nabi SAW, adalah jembatan menuju ketenangan. Ia bukan alat transaksi untuk rezeki instan, melainkan metode pembinaan hati (mahabbah) yang menguatkan jiwa, menenangkan pikiran, dan menumbuhkan rasa syukur.

Ketika hati telah menemukan 'sakinah'nya, beban peran ganda yang tadinya terasa berat akan bertransformasi menjadi ladang pahala dan kesempatan untuk terus bertumbuh. Energi positif ini akan memancar, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga dan lingkungan kerja. Kita tidak lagi merasa sendiri, sebab ada kekuatan ilahi yang menopang dan ada ukhuwah dalam komunitas yang saling menguatkan, berbagi langkah kecil dalam istiqomah, tanpa ajang pamer jumlah.

Gabung pejuang istiqomah: Bersama komunitas AlFatihRPS, mari rutin setor sholawat dan menyempatkan tadarus Al-Qur'an — klik di sini untuk mulai setor sholawat atau baca Al-Qur'an bersama.

Bagikan Artikel
Arsip Bacaan

Jelajahi tulisan lainnya

18 pilihan
Renungan Mahabbah

Kenapa Kebahagiaan yang Menunggu Sesuatu Selalu Datang Terlambat?

04 Aug 2026
Renungan Mahabbah

Kaum yang Memahat Gunung Jadi Istana, Tapi Hancur oleh Satu Suara

20 Jul 2026
Renungan Mahabbah

Kaum Aad Bertanya: Siapa yang Lebih Kuat dari Kami?

20 Jul 2026
Renungan Mahabbah

Cinta yang Tidak Menawar: Kenapa Sholawat Justru Dimulai dari Nol?

19 Jul 2026
Renungan Mahabbah

Nabi Adam Terjatuh, Lalu Menemukan Pintu: Rahasia Taubat yang Sering Kita Lupakan

15 Jul 2026
Renungan Mahabbah

950 Tahun Berdakwah, Segelintir yang Percaya: Rahasia Istiqomah Nabi Nuh

15 Jul 2026
Renungan Mahabbah

Nabi yang Diangkat ke Tempat Tinggi: Rahasia Nabi Idris yang Sering Kita Lupakan

15 Jul 2026
Renungan Mahabbah

Nabi Adam Terjatuh, Lalu Menemukan Pintu: Rahasia Taubat yang Sering Kita Lupakan

15 Jul 2026
Renungan Mahabbah

950 Tahun Berdakwah, Segelintir yang Percaya: Rahasia Istiqomah Nabi Nuh

15 Jul 2026
Renungan Mahabbah

Nabi yang Diangkat ke Tempat Tinggi: Rahasia Nabi Idris yang Sering Kita Lupakan

15 Jul 2026
Renungan Mahabbah

Nabi Adam Terjatuh, Lalu Menemukan Pintu: Rahasia Taubat yang Sering Kita Lupakan

15 Jul 2026
Renungan Mahabbah

Teknologi Melesat, Kenapa Batin Bangsa Ini Terasa Makin Tertinggal?

13 Jul 2026
Renungan Mahabbah

Kenapa Anak Zaman Ini Mudah Cemas Meski Hidup Tampak Nyaman?

11 Jul 2026
Renungan Mahabbah

Rezeki Seret Karena MBG, atau Karena Adab Kita pada Nikmat?

10 Jul 2026
Renungan Mahabbah

Kenapa Pikiran Makin Ramai Saat Hati Ingin Tenang?

10 Jul 2026
Renungan Mahabbah

Kenapa Beban Riba Terasa Tak Punya Jalan Pulang?

09 Jul 2026
Renungan Mahabbah

Ketika Sekolah Mahal: Apa yang Diajarkan Perjalanan Nabi Musa?

09 Jul 2026
Renungan Mahabbah

Ketika Melepaskan Justru Menyelamatkan: Cermin Pilihan Hidup Nabi Musa

08 Jul 2026
Disclaimer

Catatan penggunaan rujukan AlFatihRPS

Artikel di AlFatihRPS disusun sebagai bahan bacaan, pengingat, dan pintu awal menuju kajian yang lebih tertib. Untuk keputusan hukum, fatwa, atau kajian akademis mendalam, pembaca tetap dianjurkan mencocokkan dalil dan penjelasan dengan guru, pembimbing, atau sumber primer yang terpercaya.

Home Doa Kategori Al-Qur'an Member

Pilih Kategori

Navigasi Artikel

AKTIVITAS JAMAAH baru saja
Memuat...

Live Statistik

Realtime
Sholawat Hari Ini ...
Khatam Quran ...
Jadwal Sholat Sidoarjo --
SUBUH
--:--
DZUHUR
--:--
ASHAR
--:--
MAGHRIB
--:--
ISYA
--:--
Logo AlFatihRPS

Instal Portal AlFatihRPS

Pasang aplikasi untuk akses cepat artikel, komunitas, dan fitur lainnya langsung dari HP Anda.